senyumnya serasa damaikan dunia
teriakannya laksana motivasi dunia nyata
tangisnya layaknya hentikan degup didada
sakitnya lelehkan airmata tiada daya
tidurnya mengndang malaikat dari surga
kantuknya luluhkan api kobar neraka
hausnya bagaikan peluh diraga
keringatnya seperti bahaya di jiwa
sendirinya bagai kawan bersama-sama
air matanya bagai cambuk merobek iga
manjanya bagai bunga mekar hari senja
lelahku terbayar dengan tatapan rindu d wajahnya...
No comments:
Post a Comment